TERNYATA BIBEL PUN HARAMKAN LURAH WANITA

Ternyata larangan wanita menjadi pemimpin bukan hanya monopoli Islam. Bahkan Bibel juga melarang keras wanita menjadi pemimpin:
"Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri" (I Timotius 2: 12-14).

Manfred T Brauch, seorang profesor theologia Alkitabiah di Eastern Baptist Theological Seminary, Philadelphia mengomentari ayat tersebut sebagai berikut:
“Ini benar-benar ucapan yang sulit. Bahasa yang digunakan nampaknya langsung dan jelas... Sebagai seorang laki-laki, saya yakin saya tidak dapat memahami sepenuhnya pengaruh ucapan Rasul ini terhadap perempuan” (Hard Saying of Paul, edisi Indonesia: Ucapan Paulus yang Sulit, hlm. 254).


Bahkan dalam ayat yang lain Bibel menyatakan bahwa wanita tidak boleh menggunakan hak suara:
"Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat" (I Korintus 14: 34).


Fatwa haramnya presiden wanita itu sudah menjadi harga mati dalam Bibel, karena dalam kitab Taurat disebutkan bahwa wanita ditakdirkan bukan untuk berkuasa, tapi untuk dikuasai laki-laki.

"Firman-Nya kepada perempuan itu: "Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu" (Kejadian 3: 16, bandingkan: Efesus 5: 22-24).

1 komentar:

  1. nih admin kelihatan begonya. mengambil ayat tidak lengkap dan menafsirkan ayat tersebut senak udele dewe.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.